Air France Lirik Penumpang Indonesia

25 Apr

air france

TEMPO.CO, Kuala Lumpur – Chairman and Chief Executive Officer of Air France, Alexandre de Juniac, mengakui rute penerbangan langsung Kuala Lumpur-Prancis dibuka dengan salah satu tujuan, yaitu untuk menjaring konsumen Indonesia yang hendak terbang mengunjungi negaranya.

Ia memaparkan, dengan dibukanya rute tersebut, penumpang dari Indonesia tidak perlu repot transit berlama-lama dan menempuh waktu terbang hingga puluhan jam agar sampai ke Prancis. Melalui penerbangan langsung ini, penumpang bisa sampai ke Prancis dalam waktu 11 jam tanpa henti dari Kuala Lumpur.

“Penumpang dari Eropa yang hendak berkunjung ke Indonesia juga diuntungkan dengan memanfaatkan penerbangan ke Jakarta yang disediakan oleh KLM,” ujar Alexandre dalam inagurasi penerbangan pertama Prancis-Kuala Lumpur di Bandara Kuala Lumpur Internasional Airport, Selasa, 23 April 2013.

Air France – KLM menyediakan penerbangan langsung Malaysia-Prancis ini dengan frekuensi tiga kali dalam seminggu. Penerbangan ini sekaligus menjadi tujuan ke-15 dari maskapai tersebut untuk rute-rute ke negara Asia.

Malaysia dipilih sebagai tujuan rute penerbangan langsung, salah satunya karena memang sudah terjalinnya kerja sama kedua negara dengan mergernya maskapai KLM dan Air France. Selain itu, ia juga melihat potensi pertumbuhan ekonomi Malaysia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya yang diyakini masih akan bertambah. “Belum lagi arus kunjungan penumpang yang cukup dinamis di sini, baik untuk bisnis maupun pariwisata,” katanya.

Ia berharap penerbangan langsung ini bisa berjalan lancar dan permintaannya terus meningkat sehingga bisa menguntungkan kedua belah pihak. Dan tidak memungkiri untuk dibuka lagi rute-rute penerbangan langsung dari negara Asia lainnya jika prospeknya cukup bagus.

Soal persaingan rute penerbangan dengan maskapai lain, ia menyatakan cukup optimistis dalam kompetisi tersebut. Mengingat dalam hal ini maskapai internasional asal Perancis tersebut memiliki keunggulan dalam pelayanan dengan pilihan kelas yang lebih variatif.

Senior General Manager of Operations Service Malaysia Airports, Dato’ Azmi Muratz, menambahkan soal jalinan kerja sama penerbangan langsung Malaysia dan Prancis ini sebenarnya bukan hal yang pertama terjadi.”Waktu itu dengan maskapai UTA, tapi rute ditutup 20 tahun lalu dan kini dibuka kembali dengan Air France-KLM,” kata dia.

Ia berharap kerja sama ini bisa membawa kemajuan yang cukup memberi dampak signifikan dan menguntungkan bagi kedua belah pihak. Sebagai perwakilan Malaysia, untuk membuktikan komitmennya atas kerja sama tersebut, ia berjanji akan memberi dukungan sepenuhnya bagi maskapai Air France untuk layanan-layanan yang terkait dengan kebutuhan penerbangan.

Rute penerbangan ini sendiri akan dilayani dengan Boeing 777-200 yang berkapasitas sebanyak 246 penumpang. Terdiri dari 4 kursi first class, 48 kursi kelas bisnis, 24 kursi kelas ekonomi premium, dan 170 kursi kelas ekonomi.

Sumber: tempo.co

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: