Strategi Baru Penerbangan Asia

25 Nov

PLASADANA.COM – Perang dagang antara maskapai penerbangan terjadi di Asia. Selain perang tarif, masing-masing maskapai menawarkan inovasi dan solusi terbaru untuk pengangkutan yang efisien.

Kini, ada strategi baru yang diterapkan maskapai-maskapai di Asia yakni menambah luas bagasi. Wall Street Journal mengabarkan, Singapore Airlines dan Malaysian Airline dalam beberapa bulan belakangan telah menaikkan plafon berat barang bawaan cuma-cuma untuk kelas ekonomi dan premium sebesar 53 persen.

Manajemen Singapore Airlines menyatakan akan menaikkan berat bagasi yang tidak dikenakan biaya pada seluruh kelas menjadi 10 kilogram. Penumpang kelas ekonomi boleh membawa bagasi hingga 30 kilogram ketimbang sebelumnya yang hanya dibatasi 20 kilogram. Keputusan tersebut muncul setelah Singapore Airlines mengalami penurunan imbal hasil penumpang.

Hal sama juga dilakukan China Southern Airlines dan Qantas Airways asal Australia. Keduanya telah menaikkan batas bobot bagasi bagi penumpang ekonomi pada banyak rute penerbangan. Sedangkan Malaysia Airlines lebih dulu menerapkan strategi ini pada penerbangan regional.

Maskapai premium di Asia kini berupaya bersaing dengan maskapai penerbangan murah (low cost carrier/LCC) kian sengit. Dengan tambahan bobot bagasi, biaya akan bertambah. Namun ongkos itu akan tertutupi jika hasilnya jumlah penumpang bertambah. Maskapai pun akan terhindar dari perang tarif, jika memiliki daya saing baru berupa bagasi tambahan gratis.

Di Asia, lalu lintas penerbangan kini didominasi maskapai penerbangan murah. Seperempat lalu lintas penerbangan di Asia kini dikuasai LCC dan mengancam layanan penerbangan premium. Dengan demikian, maskapai premium wajib merangkul pelanggan kelas ekonomi lebih banyak menyusul penurunan jumlah permintaan pada kelas utama dan bisnis.

Sebelumnya, International Air Transport Association (IATA) memangkas proyeksi laba 2013 bagi maskapai Asia Pasifik menjadi US$ 3,1 miliar atau turun 23 persen dari 2012. Pertumbuhan laba 2014 pun kemungkinan berada di level moderat. Hal ini terjadi setelah beban operasi meningkat dan dan persaingan kian ketat.

http://plasadana.com/content.php?id=6970

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: