Masalah yang akan Muncul Jika Penerbangan Komersial Dipindah ke Bandara Halim

4 Des

Image

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Harry Bakti menjelaskan kendala pemakaian bandara Halim Perdanakusuma saat ini kurangnya lahan parkir untuk pesawat. Dari hasil tinjauan Kementerian Perhubungan, bandara Halim hanya bisa menampung tiga pesawat besar.

“Berapa bisa parkir, sekarang kan 3 pesawat ,pesawat-pesawat besar saja,” ujar Harry, Rabu (4/12/2013).

Harry menjelaskan sisa tempat parkir diperuntukkan pesawat sewaan yang ditaruh di bandara Halim. Rencananya pemerintah mengusulkan pesawat sewaan milik TNI Angkatan Udara tersebut bisa dipindahkan atau tidak.

“Karena dipakai pesawatt charter (sewa) apa bisa diseberang di Halim,” kata Harry.

Lebih lanjut masalah lain pemindahan penerbangan dari bandara Soekarno Hatta ke Halim ada di jam pengoperasian. Pasalnya mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB TNI AU menggunakan bandara Halim untuk latihan dan pengoperasian.

“Kita punya payung kerjasama dengan TNI AU kita bahas lagi lebih detail berkaitan slot yang ada,” ujar Harry.

Sebelumnya diberitakan Tribunnews.com, hampir semua maskapai penerbangan tak mau dipindahkan ke bandara Halim. Alasannya jumlah slot penerbangan yang disediakan di Halim Perdanakusuma hanya satu sampai tiga penerbangan saja.

Pada awalnya pemerintah mengusulkan akan ada 5 sampai 10 penerbangan di bandara Halim. Namun hal itu bentrok dengan jadwal operasi TNI Angkatan Udara, sehingga penerbangan hanya 5 sampai 6 dibagi untuk seluruh maskapai.

id.berita.yahoo.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: