Belum Dapat Izin, Tujuh Pesawat Jetstar Hong Kong Menganggur

10 Jan

 

Tujuh pesawat Airbus A320 baru yang rencananya akan dioperasikan oleh maskapai penerbangan Jetstar Hong Kong masih menganggur. Sebuah sumber mengatakan, ini terjadi karena maskapai baru tersebut masih belum mendapatkan izin operasi dari otoritas terkait di Hong Kong.

Jetstar Hong Kong merupakan perusahaan yang merupakan hasil kerjasama dari tiga perusahaan, yaitu Qantas, China Southern Airlines, dan perusahaan transportasi dan properti yang berbasis di Hong Kong, Shun Tak. Jetstar Hong Kong merencanakan operasionalnya pada pertengahan tahun lalu, kemudian ditunda hingga akhir 2013. Tapi, hingga sekarang Jetstar Hong Kong belum juga mengudara.

Jetstar Hong Kong masih belum mendapatkan kepastian kapan permintaannya untuk beroperasi di Hong Kong disetujui, tetapi perusahaan penerbangan yang berafiliasi dengan Jetstar Australia ini berencana meluncurkan layanannya pada tahun ini.

Jetstar Hong Kong telah mengajukan kembali permohonan operasi kepada Air Transport Licensing Authority (ATLA) pada Agustus setelah pemerintah Hong Kong membekukan seluruh permohonan pertama yang diajukan oleh maskapai ini selama enam bulan untuk meninjau ulang berbagai syarat yang diperlukan.

Permohonan operasi Jetstar Hong Kong mendapatkan tentangan dari maskapai penerbangan yang berbasis di Hong Kong, seperti Cathay Pacific, Dragon Air, dan dua maskapai lokal. Menurut mereka, Jetstar Hong Kong tidak memenuhi syarat sebagai maskapai penerbangan yang berbasis di Hong Kong berdasarkan peraturan setempat.

Sebuah sumber yang dekat dengan Jetstar Hong Kong mengatakan, tujuh pesawat Airbus A320 baru yang harusnya dioperasikan oleh Jetstar Hong Kong akan tetap diparkirkan di Toulouse, tempat perakitan pesawat Airbus di Perancis. “Jetstar Hong Kong saat ini sedang dalam proses mendapatkan persetujuan dari regulator. Direksi sedang melakukan evaluasi untuk mengelola armada dalam jangka pendek, dengan beberapa pesawat saat ini terparkir di Toulouse,” ujarnya sembari menambahkan bahwa dua pesawat lagi terparkir pada Juni.

Jetstar Hong Kong berencana mengoperasikan 18 Airbus A320 dalam waktu tiga tahun operasi untuk mengembangkan jaringan rutenya menuju China daratan dan kota-kota di Asia Tenggara. Untuk menarik minat penumpang, Jestar Hong Kong menjanjikan tiket yang lebih murah 50 persen dibandingkan maskapai penerbangan yang beroperasi saat ini.

 

http://indo-aviation.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: