Revisi Tarif Batas Atas Penumpang Pesawat Dilakukan Setelah Lebaran

28 Mei

Image

Menyusul revisi aturan tarif batas atas yang baru, keinginan maskapai penerbangan berjadwal untuk meraup keuntungan maksimal pada liburan Lebaran 2014 nampaknya harus dilupakan. Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub J.A. Barata menuturkan, revisi aturan tersebut dilakukan setelah lebaran.

“Kami baru akan membahas rencana penaikkan tarif batas atas penumpang pesawat terbang kelas ekonomi seusai Lebaran 2014 karena masih harus mengkaji data yang dikumpulkan oleh maskapai. Sampai saat ini saja masih menunggu semua data terkumpul dari maskapai. Jadi nanti setelah Lebaran baru dibahas lagi,” ungkapnya seperti dilansir Bisnis.com.Ditambahkan, dari hasil kajian ternyata tarif batas atas perlu dinaikkan, sehingga informasi tersebut perlu segera disampaikan, baik sebagai sosialisasi maupun sebagai upaya memperoleh feedback dari masyarakat.

“Jika feedback dari masyarakat positif, kebijakan kenaikan tarif batas atas dapat segera diberlakukan. Tapi jika feedback -nya negatif, perlu dilakukan peninjauan kembali terhadap rencana kebijakan tersebut,” katanya.Selain itu diperlukan transparansi dalam pemaparan struktur tarif dan komponen-komponen tarif dalam industri penerbangan. Hal tersebut diperlukan agar masyarakat tidak menganggap Kemenhub berpihak kepada maskapai penerbangan, atau sebaliknya maskapai penerbangan tidak menganggap Kemenhub terlalu berpihak kepada masyarakat.

“Sebelumnya pemerintah masih melihat perkembangan situasi perekonomian nasional sebelum memutuskan untuk menaikkan tarif batas atas penumpang kelas ekonomi pada maskapai penerbangan berjadwal. Kami lihat dulu ekonominya sudah stabil apa enggak. Kalau belum stabil, masih naik turun, berarti belum bisa segera dinaikkan,” ujarnya.

Jika pemerintah terburu-buru mengambil langkah untuk menaikkan tarif batas atas, kemudian situasi perekonomian makin bergerak positif di mana pergerakan nilai tukar mata uang turun di bawah angka Rp10.000 serta bahan bakar avtur juga turun, tentu kebijakan tersebut menurutnya akan membebani masyarakat pengguna jasa.“Regulator memainkan peran sebagai penyeimbang antara kepentingan pelaku usaha, serta kepentingan masyarakat pengguna jasa sehingga akan dipertimbangkan matang-matang,” tambahnya.

indo-aviation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: