Susi Air Alami Kerugian Kurs Hingga Rp 100 Miliar

23 Jun

Image

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat telah berpengaruh terhadap sektor industri penerbangan nasional. Hal itu juga berlaku pada maskapai penerbangan perintis Susi Air.Maskapai penerbangan yang dipimpin oleh Susi Pudjiastuti itu mengungkapkan bahwa perusahaan perlu mengencangkan ikat pinggang agar beban biaya tak semakin membengkak. Susi Air mengaku mengalami kerugian yang sangat besar akibat depresiasi rupiah ini. “Dengan adanya untung operasional, kita masih rugi kurs Rp 100 miliar. Pokoknya rugi,” ungkap Presiden Direktur Susi Air Susi Pudjiastuti seperti dilansir detikFinance.

Susi Pudjiastuti mengatakan, perusahaan harus lebih efisien dan melakukan penghematan di berbagai bidang untuk menghadapi nilai tukar rupiah yang melemah ini agar biaya tidak semakin membengkak. “Lebih efisien saja. Kalau rugi kurs tidak bisa disiasati. Menaikkan tiket bisa, tapi sedikit pengaruhnya. Kalau kurs naik terlalu banyak ya susah,” katanya.

Meskipun demikian, Susi Air masih berkomitmen untuk mengembangkan bisnisnya di rute-rute perintis. Hal itu terlihat dari rencana perusahaan yang akan terus mendatangkan pesawat setiap tahunnya. Kita mendatangkan lima sampai 10 pesawat per tahun. Yang dibidik rata-rata pesawat kecil, yang gede hanya satu sampai dua unit. Pesawat gede paling 20 seater. Yang paling banyak jenis Cessna Grand Caravan dan Porter,” papar Susi Pudjiastuti.

indo-aviation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: