Pemerintah dituding tak perhatikan nasib maskapai nasional

11 Jul

pswttt

Industri penerbangan di Tanah Air semakin meredup saat ini. Pelemahan nilai tukar Rupiah membuat beban operasional maskapai semakin tinggi.Baru-baru ini maskapai Mandala Airlines berhenti beroperasi sejak 1 Juli 2014. Belum lagi maskapai pelat merah Merpati Nusantara Airlines di mana mengalami nasib sama lantaran mencatat kerugian mencapai Rp 8 triliun.

Lalu apakah nasib maskapai lain juga akan mengikuti? Salah satu maskapai nasional, PT Sriwijaya Airlines hampir saja mengalami ‘kesakitan’ di dalam tubuh perusahaan.Direktur Komersial Sriwijaya Air Toto Nursatyo mengakui penutupan beberapa maskapai nasional menjadi tanda tanya besar di industri penerbangan. Bagaimana bisa pemerintah tak dapat mengontrol maskapai di dalam negeri.

“Penutupan beberapa airlines (Mandala dan Merpati salah satunya) artinya kan industri penerbangan ada something wrong. Alasan dari pemerintah pun selama ini tak jelas. Bahkan sejarahnya sangat banyak, ada Batavia juga,” ujarnya kepada merdeka.com di Jakarta, Selasa (8/7) malam.

Menurutnya, selama ini yang masih menjadi kendala karena perangkat undang-undang atau regulasi maskapai satu dengan lainnya saling berbenturan. Hal itulah yang membuat maskapai nasional bertumbangan satu persatu. Bahkan adanya dumping price menjadi kekhawatiran di industri penerbangan.

“Pemerintah seharusnya dapat mencegah dumping price. Karena struktur cost safety level sama saja kualitas maskapai tersebut. Penting itu di mana menjual harga di bawah sehingga tidak bisa membiaya kualitas maskapai tersebut. Ini yang membuat bahaya,” ungkapnya.

Jika hal tersebut dibiarkan maka dipastikan maskapai akan mematikan maskapai lainnya. Sehingga menimbulkan predator dalam jangka panjang. “Akan mematikan lawan maskapai lainnya sehingga memakan predator terjadilah monopoli baru,” tutup dia.

merdeka.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: