Gejolak rupiah, bikin Garuda terseok

9 Agu

GA

PT Garuda Indonesia (GGIA), harus menanggung kerugian akibat gejolak nilai tukar. Sebab, hampir 75 persen cost perseroan berasal dari dollar sedangkan pendapatannya nilai tukar rupiah.Direktur Keuangan Garuda Indonesia, Hendrito Hardjono mengatakan sebagian laba perseroan harus terkikis bila nilai tukar rupiah terdepresiasi.

“Memang pendapatan operasi kita sebagian rupiah dan dolar, efeknya kurang lebih kelemahan 100 rupiah sekitar 10 juta USD sampai 12 juta per USD per tahun, kita merugi,” ujarnya di Kantor Pusat Garuda, Jakarta, Jumat (8/8).Bukan hanya maskapai pelat merah yang mengeluhkan gejolak nilai tukar. Semua maskapai merasakan hal yang sama. “Semua, airlines tertekan malahan ada yang tertutup, industri penerbangan tertekan,” jelas dia.

Terkait kerugian yang dialami semester I 2014 diakui perseroan lantaran hal yang wajar. “Semester pertama selalu lebih low tertekan, selalu kinerja lebih rendah dari semester dua, karena di semester dua ditambah ada penerbangan haji lalu, dampaknya itu dari sudut kurs di semester pertama,” ungkapnya.PT Garuda Indonesia Tbk, membukukan rugi yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD 211,708 juta pada semester I 2014, lebih tinggi 94,841 persen dari periode serupa tahun lalu hanya USD 10,92 juta.

Kondisi ini disebabkan melonjaknya beban keuangan dalam enam bulan sebesar 84,95 persen menjadi USD 42,831 juta dari USD 23,158 juta periode serupa tahun lalu. Perseroan juga menderita penurunan revaluasi aset dari USD 570.945 menjadi USD 149.597 dan belum mampu menekan biaya.

id.berita.yahoo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: