Akses Bandara Karawang Dibangun di Atas Saluran Irigasi

14 Agu

pku

Pemerintah hingga saat ini masih menunggu hasil studi proyek Bandara Karawang. Bandara yang dibangun untuk membantu padatnya bandara Soekarno Hatta ini masih menghadapi beberapa persoalan.Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono, kepada VIVAnews, Rabu 13 Agustus 2014 mengatakan, permasalahannya masih ada di tata ruang wilayah. Karawang saat ini diplot sebagai penghasil padi nasional, sehingga sawah-sawah yang ada di sana tidak boleh berubah fungsi.

Dia menjelaskan, jalan akses bandara yang dibuat di atas tanah, ditakutkan justru akan memicu penggantian penggunaan lahan sawah-sawah di sepanjang area jalan. Pasalnya, hal ini telah terjadi di Cengkareng, Banten.Bambang mengatakan, bandara ini sudah dalam tahap pengkajian tata ruang oleh Direktorat Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum. Sejauh ini Ditjen Penataan Ruang sudah setuju dan akan ada pembicaraan lebih lanjut.

“Aksesnya kami akan bangun melayang di atas saluran irigasi,” katanya.Dia memaparkan, pembangunan akses di atas saluran irigasi ini bisa meminimalisasi penggunaan lahan dan juga alih fungsi lahan. Hal tersebut karena lahan yang akan digunakan untuk tiang pondasi adalah median kali irigasi yang dimiliki pemerintah.

Sebelumya, Dirjen Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum, Basoeki Hadimoeljono, mengatakan bahwa sawah di Karawang memiliki grade yang paling tinggi. Menurutnya, jika ada satu hektare sawah di Karawang yang berubah fungsi maka harus digantikan dua hektare sawah di pulau lain. Oleh karena itu, jalan akses bandara baru ini tidak boleh mengubah sawah yang ada saat ini.

Kementerian Perhubungan memastikan pembangunan Bandara Karawang tidak akan memakan areal persawahan. Hal ini menjawab kekhawatiran pembangunan bandara tersebut akan mengganggu daerah persawahan kelas satu di Karawang. Sebelumnya, saat masih menjabat Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bakti, ketika ditemui di Jakarta, mengatakan hal ini merupakan rekomendasi yang dipilih dalam pra-studi kelayakan.

“Kami sudah lakukan studi awal secara internal,” ujarnya.Selanjutnya, Herry menuturkan terkait aturan tata ruang, pembangunannya akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum. Pihak kementerian sudah mengirimkan usulan tersebut.

m.news.viva

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: