Persaingan Harga Antar Maskapai Picu Persaingan Tak Sehat

18 Agu

pswttt

Persaingan harga yang terjadi di industri penerbangan dapat menimbulkan persaingan yang tidak sehat. Demikian diungkapkan pengamat penerbangan Jusman Syafii Djamal.Ditinjau dari segi pertumbuhan, lanjut Jusman, pasar penerbangan di Indonesia sudah cukup bagus. Mantan Menteri Perhubungan ini juga memandang perlunya peningkatan perhatian pemerintah dalam industri penerbangan.”Sejauh ini perhatian sudah baik tapi masih ada celah yang bisa dikembangan dalam industri ini,” imbuhnya.

Selama ini, pemerintah masih berfokus pada tingkat keamanan dan kenyamanan penerbangan. Untuk waktu yang akan datang, kata Jusman, pemerintah harus melakukan upaya untuk menciptakan iklim usaha dan persaingan yang lebih baik.
Ia mencontohkan harga bahan bakar avtur di Singapura yang lebih murah ketimbang di Indonesia. Di Singapura, harga avtur lebih murah 15 persen daripada di Indonesia. “Pertamina bisa turunkan harga avtur, tidak usah banyak-banyak lima persen saja sudah baik,” terang Jusman.

Jika penurunan harga avtur tidak dapat ditempuh, pemerintah sebaiknya memberi kelonggaran bagi maskapai dengan menaikkan harga batas atas. Jusman menambahkan, industri penerbangan Indonesia dinilainya sudah siap untuk bersaing di kawasan ASEAN.”Jadi sebetulnya pemerintah sekarang sudah bagus tapi masih bisa ditambah bagus lagi,” katanya menjelaskan.

republika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: