Pembangunan Fisik Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang Mandek

25 Agu

bandara srg

Pengerjaan fisik perluasan dan pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang belum dapat dilakukan karena masih menunggu selesainya desain ulang pada sejumlah bagian.”Ada beberapa yang perlu dievaluasi pada paket pertama, khususnya re-desain di tempat rencana penimbunan, pengurukan pemadatan untuk areal parkir dan aset jalan sehingga pengerjaan secara fisik baru dilaksanakan satu sampai tiga minggu kedepan,” kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang Priyo Jatmiko di Semarang, Minggu (24/8).

Menurut dia, desain ulang dilakukan karena dari sisi teknis dianggap perlu bahwa dalam konteks pekerjaan ini perlu ada penambahan-penambahan desain agar pada tahapan pekerjaan nanti dari sisi konstruksi serta kualitas menjadi lebih baik.”Re-desain merupakan bagian dari evaluasi ulang oleh pihak konsultan sebelum pengerjaan fisik dilaksanakan agar dari sisi konteks kualitas dan kontruksi semua sesuai yang dikendaki serta usia pakai lebih lama,” ujarnya.Ia menargetkan pengerjaan fisik perluasan dan pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang selesai pada lima atau enam bulan kedepan.

“Setelah selesai nanti dilanjutkan dengan pengerjaan tahap kedua yang saat ini sedang dalam proses pelelangan, sehingga nanti sifatnya paralel,” katanya.Penandatanganan kerja sama pemanfaatan dan ground breaking pengembangan Bandara internasional Ahmad Yani Semarang akhirnya dapat terlaksana pada Selasa (17/6) setelah melalui proses yang panjang.

General Affairs and Communication Section Head PT Angkasa Pura I Anom Fitrianggono mengatakan bahwa pengembangan dan perluasan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang akan melalui empat tahap dan membutuhkan anggaran sebesar Rp1,095 triliun.”Paket pengembangaan pertama yang akan dikerjakan yakni pengerukan tanah dan pembuatan akses jalan masuk dan area parkir senilai Rp272 miliar,” katanya.

Paket kedua, kata dia, mengerjakan pembangunan terminal dan fasilitas penunjang senilai Rp605 miliar, paket ketiga fasilitas penunjang dan landscape Rp98 miliar, sedangkan paket keempat untuk pengerjaan apron dan taxi way Rp120,5 miliar.Pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang mencapai titik terang setelah terbit surat dari Kementerian Keuangan pada 21 Februari 2014 terkait dengan jumlah penerimaan negara dan pemanfaatan aset.

Ada perubahan proposal pengembangan bandara yang semula menggunakan lahan milik TNI Angkatan Darat seluas 67 hektare itu bertambah sekitar 20 hektare.Saat ini proyek pembangunan jalan alternatif menuju Bandara Ahmad Yani dari Sungai Siangker Semarang menuju lapangan parkir terminal baru bandara sudah memasuki tahap terakhir dan rencana pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang yang membutuhkan anggaran Rp1,14 triliun.

Tahap pertama proyek sudah dikerjakan 2011 sesuai anggaran dari APBD Perubahan Pemerintah Provinsi Jateng 2011 sebesar Rp4 miliar). Kemudian, tahap kedua pada 2012 menggunakan APBD 2012 Pemprov Jateng dengan anggaran Rp14 miliar dan tahap ketiga total anggaran Rp74,3 miliar (pembagian anggaran Rp51 miliar Pemprov Jateng dan Rp23,3 miliar Pemkot Semarang).Tahap terakhir 2013 dengan nilai proyek Rp58,5 miliar menggunakan anggaran dari Pemprov Jateng sebesar 75 persen dan sisanya Pemkot Semarang sebanyak 25 persen.Jalan akses bandara sepanjang 1.336 meter tersebut dengan lebar 15 meter per sisi tersebut dibangun dengan pembuatan konstruksi, fondasi tiang pancang beton, dan pelat beton.

beritasatu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: