Bandara Ali Sadikin Diproyeksikan Jadi Pendukung Bandara Soekarno-Hatta

13 Sep

cgk

Dalam proyek Pembangunan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan membangun bandar udara (bandara) dan pelabuhan berstandar internasional.Bandara dan pelabuhan berskala internasional tersebut rencananya akan dinamakan dengan mengambil nama salah satu mantan Gubernur DKI Jakarta, yaitu Ali Sadikin.

Keberadaan bandara ini akan dijadikan bandara pendukung Bandara Soekarno-Hatta. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Andi Baso Mappapoleonro mengatakan dalam pembangunan NCICD, Pemprov DKI akan membangun bandara dan pelabuhan internasional.“Nanti kita juga akan membangun airport dan pelabuhan berstandar internasional,” kata Andi kepada Beritasatu.com, Sabtu (13/9).

Namun Andi menyatakan belum bisa menjelaskan secara detail mengenai pembangunan Bandara Internasional Ali Sadikin, karena sampai saat ini belum ada rancangan awal atau desain awal mengenai pembangunan bandara tersebut.“Rencana pembangunan ini masih dikaji lagi. Jadi belum ada desain awal atau rancanan pembangunannya, karena ini baru sekedar keinginan Pak Jokowi untuk membangun bandara di kawasan pantai utara Jakarta,” ujarnya.

Meski belum memiliki desain, Andi mengharapkan Bandara Internasional Ali Sadikin bisa memiliki kapasitas seperti Bandara Soekarno-Hatta, sehingga bisa menjadi bandara pendukung bagi Bandara Soekarno-Hatta yang saat ini sudah sangat padat dengan aktifitas penerbangan.“Rencananya runway pesawat yang dibangun sama, antara panjang 1,8 kilometer, dengan lebar 300-400 meter. Nanti kita lihat butuh berapa runway. Sampai sekarang aturan, pergudangan, maintenance facility, kapasitas pesawat masih pengkajian semuanya,” tuturnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan, keberadaan Bandara Internasional Ali Sadikin akan dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta sendiri. Dengan begitu, wisatawan mancanegara (wisman) atau wisatawan nusantara (wisnus) bisa langsung datang ke Jakarta melalui bandara tersebut.“Artinya, pembangunan Bandara Internasional Ali Sadikin ini akan mengurangi aktifitas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta yang sudah sangat padat. Bandara ini akan pendukung dan penolong Bandara Soekarno-Hatta,” jelasnya.

Sedangkan pengambilan nama Ali Sadikin, lanjutnya, dilakukan untuk menghargai jasa Ali Sadikin dalam membangun Kota Jakarta.“Ya, harus menghargai Pak Ali Sadikin. Lagipula kalau disingkatkan nama bandaranya jadi bagus. Kalau Soekarno Hatta International Airport kan disingkat SIA, nah kalau Ali Sadikin International Airport kan disingkat jadi ALIA,” ucapnya sambil tertawa.

beritasatu.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: