Bandara Atas Air Harus Didesain Ulang Akibat Salah Konstruksi

19 Sep

bandara srg

Keinginan Kota Semarang segera menyelesaikan pembangunan Bandara Ahmad Yani,  tak bisa terwujud dalam waktu dekat ini.Pasalnya, dalam penyelidikan tanah ditemukan adanya perbedaan lapisan tanah untuk pendukung konstruksi. Hal itu menyebabkan pembangunan bandara tersebut harus mengalami desain ulang.

General Manager (GM) PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani, Priyo Jatmiko, mengatakan perubahan metode penguatan tanah menyebabkan penggantian material yang sebelumnya batu diganti menjadi tanah.”Perbaikan kontur tanah ini berakibat pada waktu pengerjaan pembangunan bandara yang semakin lama. Meski demikian, saat ini kami sudah mulai melakukan pengerjaan fisik. Saat ini yang sedang dilaksanakan adalah pembuatan tanggul atas bandara guna pemasangan pagar perimeter,” kata Priyo di Semarang, Kamis (18/9/2014).

Priyo mengaku pihaknya berupaya agar proses desain ulang bandara dengan pekerjaan fisik berjalan paralel dengan tujuan untuk mengefektifkan waktu.”Kami juga mulai melakukan pekerjaan fisik dengan menggunakan alat berat yang sudah ada di sana,” tutur dia.

Selanjutnya, pekerjaan fisik konstruksi bisa dilaksanakan setelah proses pengerukan dan pemadatan tanah di Bandara Ahmad Yani ini selesai. Untuk proses pengurukan sendiri, tanah yang dibutuhkan sebanyak 400 ribu meter kubik, selain tanah dibutuhkan juga material pasir karena berguna untuk kekuatan konstruksi bangunan.”Harapannya pembangunan bandara berjalan lancar, baik itu pengerjaan fisik maupun proses redesain. Saat ini cuaca Alhamdulillah juga mendukung proses pengerjaan Bandara Ahmad Yani ini,” tandas dia.

bisnis.liputan6

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: