TransNusa akan Perbanyak Porsi Penerbangan Charter

16 Okt

trans nusa

Maskapai penerbangan TransNusa Aviation Mandiri berencana mengubah strategi bisnsinya dengan mengurangi porsi penerbangan berjadwal dan menambah porsi untuk penerbangan charter.Menurut TransNusa dalam kondisi rupiah yang mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat ini, penerbangan charter dianggap lebih menguntungkan daripada penerbangan berjadwal. Pasalnya, penerbangan charter memberikan jaminan masa kontrak dan pembayaran dilakukan dengan mata uang dolar Amerika Serikat, berbeda dengan pembayaran tiket penerbangan berjadwal yang menggunakan rupiah.

“Ini sebagai solusi untuk memperbaiki posisi keuangan perusahaan yang terdampak depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dollar,” ujar Managing Director Transnusa Aviation Mandiri Bayu Sutanto seperti dilansir KONTAN sembari menambahkan bahwa porsi penerbangan berjadwal yang saat ini sebesar 80 persen akan dikurangi menjadi 65 persen, sedangkan penerbangan charter yang masih berada pada angkat 20 persen akan ditambah menjadi 35 persen.

Untuk mendukung rencana itu, TransNusa pada tahun ini melakukan pembelian dua pesawat, terdiri dari ATR 42-600 dengan harga US$ 18 juta dan Fokker 70 dengan harga antara US$ 4-5 juta. “Tahun ini kami alokasikan US$ 25 juta untuk dua armada dan biaya spare part,” ungkap Bayu.

Pesawat ATR 42-600 yang sudah tiba di Indonesia beberapa waktu yang lalu itu akan digunakan oleh TransNusa untuk melayani penerbangan charter sebuah perusahaan tambang minyak dan gas dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Matak di Kepulauan Natuna.

Sementara itu, pesawat Fokker 70 yang merupakan bekas pakai maskapai penerbangan Vietnam Airlines diperkirakan akan masuk ke dalam armada TransNusa pada bulan Desember tahun ini. Pesawat ini akan digunakan untuk melayani penerbangan charter PT Chevron Indonesia dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Dumai di Riau.Saat ini TransNusa masih mengoperasikan cukup banyak penerbangan berjadwal menggunakan pesawat Fokker 50 yang kebanyakan beroperasi di kawasan Bali dan Nusa Tenggara.

indo-aviation

masuk ke dalam armada TransNusa pada bulan Desember tahun ini. Pesawat ini akan digunakan untuk melayani penerbangan charter PT Chevron Indonesia dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Dumai di Riau.

Saat ini TransNusa masih mengoperasikan cukup banyak penerbangan berjadwal menggunakan pesawat Fokker 50 yang kebanyakan beroperasi di kawasan Bali dan Nusa Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: