Pagi-pagi, Petugas Lion Air “Ngamuk” di Bandara

17 Okt

lioon

Insiden tak menyenangkan terjadi di Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (16/10/2014) pagi, tepatnya di depan loket check-in maskapai Lion Air. Protes dan kecaman penumpang yang ditolak untuk check-in berbalas ajakan berkelahi dari petugas Lion Air.

Di antara para saksi insiden ini terdapat rombongan wartawan yang hendak meliput kegiatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Yogyakarta. “Kami datang pukul 06.00, loket belum buka. Antre mulai 06.30. Pas pukul 07.00 kurang 5 menit, mereka bilang sudah closing (check-in) by sistem,” tutur Andre, staf KPU, Kamis pagi.

Sontak, penolakan itu pun berbuah protes dari belasan calon penumpang yang sudah antre dan ditolak. Terlebih lagi, mereka diminta berganti penerbangan ke hari berikutnya. Di antara protes meminta kejelasan penerbangan dan mekanisme pergantian jadwal tersebut, terselip kata “bego” untuk petugas Lion Air yang bertugas.

“Petugas itu tak bisa memberi solusi. Wajahnya juga tak ada ekspresi bersalah. Kami sudah antre dari pagi. Wajar saja kalau ada kata seperti itu keluar. Eh, petugas itu langsung ngamuk. Satu (terminal) bandara lihat semua,” tutur Andre. Dia mencatat, petugas tersebut bernama Dodi Andriyanto.

Andre mengatakan, penerbangan yang memicu insiden ini bertujuan ke Yogyakarta, dengan jadwal lepas landas pada pukul 07.30 WIB. Semula, petugas di loket bandara meminta para penumpang yang gagal berangkat sesuai jadwal ini untuk mencoba peruntungan lagi pada hari berikutnya.

Setelah itu, salah satu wartawan yang turut gagal berangkat sesuai jadwal mengatakan, solusi atas penolakan check-in tersebut kemudian didapat setelah salah satu penumpang menelepon petinggi Lion Air. Sebagian penumpang, termasuk rombongan wartawan ini, mendapat janji ganti penerbangan pada pukul 09.00 WIB dari petinggi Lion Air yang dihubungi itu.
Namun, hingga pukul 09.00 WIB, mereka masih berada di ruang tunggu bandara. “Dapat jadwal yang pukul 11.00. Acaranya di Yogyakarta pukul 11.00 juga. Telat, sudah pasti,” kata Andre antara kesal dan tertawa tak berdaya.

megapolitan.kompas

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: