Mulai 1 Maret 2015, Tak Ada Lagi Konter Airport Tax di Bandara

5 Des

pjpu

Kementerian Perhubungan akan menerapkan penggabungan airport tax atau Passenger Service Charge (PSC) ke dalam harga tiket mulai 1 Januari 2015. Seluruh maskapai penerbangan akan menjual tiket yang di dalamnya sudah termasuk PSC mulai tanggal tersebut.

Sementara itu, konter PSC di bandara sudah tidak ada lagi mulai 1 Maret 2015. “Airport tax, kami sudah rapat dengan Pak Jonan (Menteri Perhubungan), rencana penerapan 1 Maret 2015, semua maskapai, untuk domestik dan internasional,” kata Direktur Utama Angkasa Pura II Tri S. Sunoko.

Meskipun demikian, antara 1 Januari hingga 28 Februari 2015, di bandara masih tersedia konter PSC yang memungut para penumpang dengan pembelian tiket sebelum diberlakukannya penggabungan PSC dengan tiket. Para penumpang yang membeli tiket belum termasuk PSC bisa membayar PSC itu di konter.

Angkasa Pura II selaku operator bandara-bandara di wilayah barat Indonesia mengaku sudah siap menerapkan kebijakan ini. Menurut Tri, sistem yang digunakan masih sama seperti yang digunakan oleh Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia, dua maskapai penerbangan yang sudah lebih dahulu menggabungkan PSC dengan tiket. “Sistem kami masih sama dengan sebelumnya, tinggal implementasi saja. Mungkin bedanya kali ini keamanannya lebih ditingkatkan,” ujarnya.

Tri mengatakan, dengan sistem tersebut, secara teknis maskapai penerbangan menyetorkan yang PSC kepada operator bandara setiap satu atau dua minggu sekali. Dia pun menyambut baik rencana Kementerian Perhubungan ini karena sudah menjadi standar internasional.

indo-aviation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: